Intermezo

Ito8Sedikit kopi kayu manis, teh hijau, beserta roti lapis..banyak rokok kretek dan perdebatan konseptual-filosofis.. Di sana sini diselingi canda tawa terbahak-bahak..yang kembali menjadi keheningan saat merujuk lagi pada teks Martin Heidegger Sein und Zeit (Ada dan Waktu) yang terbuka lebar di atas meja, dan selalu memanggil untuk kembali pada teks.. Memang refleksi tidak bisa dilepas dari spontanitas, kedalaman tidak bisa dipisahkan dari keseharian, otentisitas tidak bisa dipahami tanpa in-otentisitas. Seperti kata Maurice Merleau-Ponty saat mengomentari teks Husserl Ideen II: “c’est une experience tres volupteuse!.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s